Hosting Unlimited Indonesia
» Traveling » Cerita Mistis Beberapa Gunung di Indonesia

Cerita Mistis Beberapa Gunung di Indonesia

30menit.com – Gunung merupakan tempat yg jarang dihuni manusia, menyebabkan tempat itu mistis.

gunung

Tidak sedikit cerita-cerita mistis muncul dari beberapa gunung di Indonesia karena ada mitos-mitos yang menyertainya. Entah mitos tersebut benar atau tidak saya tidak tahu. Tapi saya percaya bahwa di tempat tersebut hidup makluk lain selain manusia. Berikut beberapa cerita yang pernah saya dengar langsung saat mendaki atau saya baca dari media lain :

1. Gunung Semeru

Di Ranu Kumbolo para pendaki yang berkemah sering melihat hantu wanita muncul dari tengah danau. Para pendaki sering diingatkan oleh masyarakat setempat, petugas, maupun peraturan yang jelas-jelas berisi pantangan-pantangan yang berhubungan dengan makhluk halus penghuni gunung yang bersangkutan. Di tengah danau Ranu Kumbolo di tengah malam bulan purnama, sering muncul penampakan Dewi Penunggu danau, yang berupa gumpalan kabut tebal yang berputar-putar dan berubah menjadi seorang wanita.

Selain itu di arcopodo post terakhir sebelum puncak juga memiliki cerita tersendiri. Pernah terfikir bagi anda kenapa namanya arcopodo? Konon katanya di tempat tersebut terdapat dua arca yang bentuk serta ukurannya sama. Ada tiga versi cerita tentang arcopodo. Pertama, tidak kelihatan. Ini yang saya alami saat naik semeru. Mungkin tidak kelihatan bagi saya kedua arca tersebut. Kedua, ada yang pernah melihat tapi ukurannya kecil seukuran manusia. Ketiga, ukurannya raksasa, besar dan kokoh berdiri di arcopodo. Vers mana yang pernah anda alami?

2. Gunung Arjuno

Di padang savana naik sedikit dari post pondokan jika anda mendaki dari arah Tretes Pasuruan, terdapat tempat namanya Pasar setan. Konon katanya ada satu tim pendaki yang ngecamp di situ. Saat malam tiap 2 jam sekali salah satu personel gantian jaga yang lain tidur. Saat salah satunya tugas jaga sebut saja namanya A, dia mendengar keramaian di luar tenda. Dia datangi keramaian tersebut dan masuklah dia pada sebuah pasar layaknya pasar pada umumnya ada penjual dan pembeli. Di lain sisi teman-teman A sudah bangun dan mencarinya tetapi tidak ketemu, akhirnya diputuskan untuk turun dan melaporkan pada post perijinan. Akhirnya dilakukan SAR tapi hasilnya nihil. Si A masih berada di dalam pasar, dia membeli sebuah pedang sebagai oleh-oleh. Akan tetapi saat akan keluar dari pasar pedang yang dia bawa tiba-tiba terasa berat akhirnya di tinggalkan di pintu masuk pasar dan dia mencari tenda serta teman-temannya tetapi tidak berhasil menemukan. Akhirnya A memutuskan untuk turun gunung. Sampai di post perijinan dia menanyakan tentang rombongannya. Begitu terkejutnya post perijinan, bahwa si A adalah orang hilang yang di SAR tidak ketemu beberapa bulan yang lalu. Keanehannya ada di sini. Waktu nyata si A hilang hampir beberapa bulan sampai di nyatakan meninggal, tapi akhirnya kembali, sedangkan waktu yang di alami A tidak lama. Dia hanya masuk kedalam pasar, membeli pedang, dan kembali ke tenda. Ternya si A masuk ke dunia lain. Mungkin yang pernah naik gunung arjuno pernah mendengar cerita ini?

3. Gunung Lawu

Gunung Lawu berketinggian sekitar 3265 M di atas permukaan laut, terletak di perbatasan propinsi Jawa Tengah – Jawa Timur. Gunung Lawu bersosok angker dan menyimpan misteri dengan tiga puncak utamanya : Hargo Dalem, Hargo Dumilah dan Hargo Dumiling yang dimitoskan sebagai tempat sakral di Tanah Jawa. Hargo Dalem diyakini masyarakat setempat sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya Pamungkas, Hargo Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon, dan Hargo Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang sering dipergunakan sebagai ajang kemampuan batin dan meditasi. Puncak tertinggi Gunung Lawu adalah Hargo Dumillah. Di Hargo Dalem terdapat sebuah petilasan dari Prabu Brawijaya. Konon kabarnya gunung Lawu merupakan pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa dan ada hubungan dekat dengan tradisi dan budaya keraton, semisal upacara labuhan setiap bulan Sura (muharam) yang dilakukan oleh Keraton Yogyakarta.

4. Gunung Merbabu

Pasar bubrah adalah pasarnya bangsa mahkluk halus. Watu gubug di Gn.Merbabu adalah pintu gerbang menuju kerajaan Gaib. Di puncak gunung Gede terdapat lapangan luas yang konon pendaki yang berkemah di sana sering mendengar derap kaki kuda atau melihat istana.

5. Gunung Agung

Untuk mendaki Gn. Agung di Bali pendaki dilarang membawa makanan yang mengandung daging sapi. Beberapa peraturan mistik di gunung yang umum berlaku misalnya pendaki wajib minta ijin (permisi) ketika melewati tempat-tempat tertentu, mau beristurahat, mau buang air. Dilarang mengenakan pakaian berwarna merah atau hijau, dilarang mendaki bagi wanita yang datang bulan. Larangan mendaki gunung Agung pada hari besar agama.

6. Gunung Penanggungan

Mitos terbentuknya gunung Penanggungan adalah zaman dahulu pulau Jawa masih dalam keadaan bergoyang-goyang selalu berpindah-pindah menurut arus lautan. Dalam usaha untuk membuat pulau Jawa tetap tinggal di tempatnya Batara Guru memerintah­kan kepada para dewa untuk memotong puncak gunung Mahameru di India dan memindahkannya ke Pulau Jawa sebagai bahan pemberat. Akhirnya puncak Mahameru berhasil dipotong dan ke­mudian dibawa ke pulau Jawa diletakkan di bagian barat. Tidak diduga akibatnya pulau Jawa menjadi miring ke arah barat. Kemudian dipin­dahkan ke arah timur yakni di tempat yang kini dikenal sebagai gunung Semeru namun tetap saja bergoyang-goyang. Hal ini disebabkan pemindahan puncak Mahameru dari barat ke timur beberapa bagian berceceran sepanjang jalan yang dila­luinya. Ceceran-ceceran tersebut kemudian men­jadi gunung-gunung yang terkenal di Jawa. Ka­rena kesalnya para dewa kemudian memotong puncak Semeru dan melemparkannya ke tempat lain. Potongan puncak itulah kemudian yang menjadi gunung Penanggu­ngan.

7. Gunung Salak

Pesawat Sukhoi Superjet-100 yang jatuh di Gunung Salak mengalihkan perhatian semua mata ke kawasan wisata tersebut. Memang, Gunung Salak sejak dahulu dikenal sebagai lokasi penuh mitos dan legenda. Kawasan wisata Gunung Salak tidak hanya memiliki atraksi wisata alam, namun juga wisata religi. Di lereng gunung ini terdapat sebuah tempat suci Hindu yang cukup besar–Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Tamansari. Dibangunnya pura di daerah ini memang bukan tanpa alasan. Konon, di tanah inilah Prabu Siliwangi sang Raja Pajajaran yang membawa kemasyuran bagi tanah Sunda pernah berdiam. Bahkan, ada yang percaya bahwa di tempat inilah Prabu Siliwangi menghilang bersama para prajuritnya. Hingga akhirnya sebelum membangun pura, umat Hindu memutuskan untuk membangun terlebih dulu candi dengan patung macan berwarna putih dan hitam. Pura dibangun sebagai penghormatan terhadap Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Hindu terakhir di tanah Parahyangan.

Punya cerita mistis di gunung yang lain? Boleh di share ke sini. Sumber cerita di atas ada sebagian yang saya dengar sendiri saat naik gunung yang bersangkutan dan sebagian saya baca pada media lain.

Tulisan Terkait
Cerita Mistis Beberapa Gunung di Indonesia by :

Masyhuri Jamil

Tidak memiliki kompetensi di bidang coding. Tapi selalu semangat terus belajar html, css, php, mysql. Suka oprek-oprek android juga dan sudah banyak memakan korban (hp android rusak). Semoga tidak berjatuhan korban selanjutnya.

Memiliki 122 tulisan.
  1. Alvie berkata:

    klo cerita2 seperti ini bisa jadi value added gk ya buat gunung tersebut? terutama kalau untuk dijadikan tempat wisata seperti kalau dikota ada urban legend…

    • Masyhuri Jamil berkata:

      Tergantung orang yang mendengar cerita tersebut. Tapi bagi saya pribadi, bisa jadi value added. Karena akan memberikan ciri khas pada gunung tersebut. Yang khas kan banyak di cari orang..